5 Fakta Rekayasa Marbot Masjid Agung Pameungpeuk Garut Terbongkar Polisi, Istri Ikut Beri Kesaksian

5 Fakta Rekayasa Marbot Masjid Agung Pameungpeuk Garut Terbongkar Polisi, Istri Ikut Beri Kesaksian
"Pengakuan korban (marbot) mengaku dibacok oleh pelaku sebanyak lima orang, tapi tidak ditemukan adanya luka sedikit pun pada tubuh korban," ujarnya.
2. Demi Sang Anak
Bukan tanpa alasan Uyu nekat melakukan rekayasa itu.
Uyu mengaku, sebelum merencanakan hal itu, ia sempat gundah tak bisa tidur karena memikirkan anaknya.
Dikutip dari Tribun Jabar, ia pun tak tidur hingga pukul 02.00 dini hari memikirkan cara mencari uang untuk membeli mesin potong rumput.
Hingga akhirnya, pukul 04.00 sebelum azan Subuh berkumandang‎, ide kotornya itu ia lakukan.
‎"Anak saya bercita-cita punya mesin potong (rumput) untuk kerja. Tapi saya tidak punya uang. Akhirnya pukul 04.00 saya merekayasa kejadian itu seolah-olah ada yang menganiaya padahal itu rekayasa saya sendiri," ujar Uyu.
Dengan harapan, setelah kejadian itu, ia mendapat belas kasihan orang dengan memberinya uang kemudian uangnya akan ia belikan buntuk mesin potong rumput itu.
"Terjerat ekonomi untuk kekurangan kebutuhan keluarga. Berharap ada yang pinjami saya uang dan ada yang kasih tapi saya belum ngomong soal itu dan saya belum dapat uang sepeserpun," kata Uyu.


Halaman sebelumnya

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Curiga Suami Sering Pindah Tidur. Terbangun Pukul 4 Wanita Ini Syok Suaminya Tega Lakukan Ini

Bripda Asrul Berani Lakukan Ini di Depan Ayahnya, Ribuan Orang Menonton & Menangis

Ada Festival Kuliner Nusantara dan Belanja Untung di Blok M Square